| Cid Highwind |
|
Cid Highwind
“Pain in the ass. Forget it.”
Date of Birth : 22 February
Height : 178
Blood Type : B
Weapon : Spear
Seiyuu : Kazuyuki Yama / Chris Edgerly
Garis Besar
Yang namanya Cid hampir selalu tidak pernah absen di dalam serial Final Fantasy. Cid di dalam FFVII memiliki kemiripan dengan sebagian besar Cid di serial FF. Namun dia tetap mempertahankan satu ciri khas yang tidak dimiliki oleh Cid lainnya, yaitu mulutnya yang terkenal dengan kata-kata yang penuh sensor.
IN GAME HISTORY
Cid Highwind memulai debutnya di game FFVII. Dia digambarkan sebagai figur seorang ayah, karena itu Cid digambar sebagai karakter yang lebih tua dibandingkan karakter-karakter lain. Walaupun memiliki mata biru seperti Cloud, mata Cid memang tidak digambarkan se’terang’ mata Cloud. Hal ini disengaja untuk membuat image mata yang terekspos mako (Cloud) dan yang tidak (Cid).
Walaupun FFVII tidak memiliki sistem Job, Cid dikatakan sebagai seorang Dragoon, seperti Kain (FFIV) atau Richard (FFII). Terutama karena salah satu Limit Break yang dimiliki Cid, High Jump, merupakan salah satu skill wajib bagi para Dragon. Cid juga bersenjatakan tombak, senjata yang sebagian besar dimiliki oleh Dragon. Bedanya Cid merokok, para Dragon tidak.
CID DI FFVII: BEFORE CRISIS
Di game ini, Cid dipilih sebagai pilot untuk Shinra#26, yang akan diluncurkan ke luar angkasa. Cid yang memang bermimpi untuk melihat luar angkasa, tentu saja menunggu datang hari tersebut dengan penuh antusias. Di game ini, Tiny Bronco kembali jadi incaran. Yang mengincar tentu saja AVALANCHE. Namun rencana AVALANCHE digagalkan oleh salah satu anggota Turk.
Saat AVALANCHE berusaha mencegah peluncuran Shinra#26, mereka mencuri tank oksigen sebelum akhirnya memutuskan untuk menculik Cid, karena dia bersikeras untuk tetap berangkat walau tanpa tank oksigen. Saat Shinra#26 akan berangkat, Shera masih sibuk melakukan cek keselamatan. Tidak ingin mengorbankan nyawa Shera, Cid menekan tombol emergency shut down dan membatalkan peluncuran Shinra#26.
Cid memutuskan untuk bersabar dan menunggu peluncuran berikutnya. Namun SHINRA memutuskan dana untuk penjelajahan luar angkasa dan mengubur impian Cid. Shinra#26 akhirnya hanya menjadi tontotan turis yang datang ke Rocket Town.
CID DI FFVII
Cid bertemu Cloud saat Cloud berusaha meminjam Tiny Bronco untuk mengejar Sephiroth. Cid tentu saja menolaknya kemudian menyusul Cloud ke rumahnya. Ia kemudian mendengar soal kedatangan Rufus dari Palmer dan bergegas keluar. Bukan main kagetnya dia saat tahu Rufus berniat mengambil Tiny Bronco untuk mengejar Sephiroth.
Ide ini tentu saja ditolak mentah-mentah oleh Cid. Saat Cloud lewat dengan menaiki Tiny Bronco, Cid langsung meloncat ke atas pesawatnya dan kemudian bergabung dengan Cloud dalam mengejar Sephiroth. Peran Cid setelah itu hanyalah sebagai anggota saja, sampai Cloud menghilang dan dia ‘meminjam’ Highwind serta ditunjuk sebagai pimpinan sementara saat Tifa merawat Cloud di Mideel.
Cid memimpin teman-teman Cloud dalam mendapatkan kembali 2 Huge Materia, di North Corel dan di Fort Condor. Keahliannya dalam menangani mesin cukup membantu dalam pengejaran kereta di North Corel. Sukses dengan dua Huge Materia, Cid kemudian kembali ke Mideel untuk memeriksa Tifa, dimana kota tersebut diserang oleh Ultima Weapon.
Cid kembali berperan sebagai anggota setelah Cloud tersadar. Namun saat SHINRA menggunakan Shera#26 untuk menghancurkan Meteor, Cid langsung menjadi anggota tetap. Dia kemudian berhasil mencapai mimpinya, melihat luar angkasa. Cid nyaris tewas ketika salah satu tank oksigen meledak dan menimpanya. Shera yang ‘tidak sengaja’ ikut, membantu Cid dan Cloud untuk melarikan diri dan kembali ke Gaia.
Cid kembali memegang peran cukup penting di ending, karena dia sukses membawa Cloud dan teman-temannya kabur dari Northern Crater dengan Highwind. Dia terlihat mengemudikan Highwind saat Lifestream dan Holy menghentikan Meteor.
CID DI FFVII: ADVENT CHILDREN
Cid muncul untuk menolong Tifa dan Denzel saat mereka diserang oleh para Shadow Creeper. Dia langsung memperkenalkan Shera, airship miliknya yang baru sebelum bergabung dengan Barret, Cait Sith dan Red XIII melawan Bahamut Sin. Setelah Bahamut Sin kalah, dia membawa sisa party dengan Shera untuk mengawasi pertarungan Cloud melawan Kadaj / Sephiroth.
Cid kemudian menghubungi Cloud setelah semuanya usai. Dia memprotes Cloud karena tidak pernah mengangkat telponnya saat ditelpon Yuffie. Cid tidak menerima alasan Cloud yang mengatakan dia sibuk dan menyuruh Cloud mengambil pesanan Yuffie di Barret.
CID DI FFVII: DIRGE OF CERBERUS
Cid kembali lagi di game ini dengan meminjamkan Shera sebagai salah satu alat transportasi Vincent sekaligus markas bagi airship division WRO. Shera juga menjadi tempat dimana Shelke bisa melakukan Synaptic Net Dive. Bisa dibayangkan ngamuknya Cid saat Azul menembak salah satu sayap Shera, menyebabkan airship tersebut mendarat darurat. Cid kemudian membantu Vincent dengan menghancurkan salah satu ‘belalai’ Omega, dengan bantuan para anggota WRO.
CID DI GAME LAIN
Peran Cid yang nggak kalah penting adalah kemunculannya di serial Kingdom Hearts. Sama seperti FFVII, Cid memiliki kepiawaian dalam bidang mekanik dan Gummi Ship. Dia bertanggung jawab mengenai masalah keamanan di Kingdom Hearts II dan sering bertengkar dengan Merlin, karena tidak mempercayai magic. Dia juga tidak merokok dan omongannya lebih sopan dibandingkan versi FFVII.
ALL ABOUT CID
KEPRIBADIAN
Cid terkenal dengan omongannya yang super kasar, saking kasarnya di dalam game hanya ditulis dengan ‘#*$&#’. Dia sepertinya mengumpat pada hampir semua hal yang dia jumpai. Dia bahkan mengatakan Cloud dan teman-temannya sebagai numbskulls (idiot) saat mengetahui mereka berniat melawan SHINRA. Namun bukan berarti dia tidak setia kawan.
Cid lebih memilih menunda impiannya menuju ke luar angkasa daripada mengorbankan Shera, dan dia menerima tanggung jawab untuk menjadi pemimpin sementara saat Cloud absen. Walaupun sering mengomel-omel, Cid sebenarnya merupakan seorang laki-laki yang berhati baik. Hanya saja, ia menutupinya dengan berkata-kata kasar.
LOVE LIFE
Di FFVII: Dirge of Cerberus, salah satu crew Shera mengatakan bahwa nama airship yang dikendalikan Cid diambil dari nama istrinya. Antara setelah ending FFVII dan sebelum FFVII: Advent Children dimulai, Cid menikah dengan Shera. Jadi sudah jelas kan, cewek mana yang berhasil memenangkan perasaan Cid?
LIMIT BREAK
Level 1
- Boost Jump : Sudah dipelajari.
- Dynamite : Gunakan Boost Jump 7x.
Level 2
- Hyper Jump : Bunuh 60 musuh dengan menggunakan Cid.
- Dragon : Gunakan Hyper Jump 6x.
Level 3
- Dragon Dive : Setelah mempelajari High Jump, kalahkan 76 musuh dengan menggunakan Cid.
- Big Brawl : Gunakan Dragon Dive 5x.
Level 4
- Highwind : Dipungut di Gelnika, yang tenggelam di dasar laut.
ULTIMATE WEAPON
Venus Gospel bisa didapatkan dengan berbicara dengan kakek tua di Rocket Town setelah Shinra #26 meledak. Makin tinggi MP Cid, makin kuat serangannya.
“Pain in the ass. Forget it.”
Date of Birth : 22 February
Garis Besar Yang namanya Cid hampir selalu tidak pernah absen di dalam serial Final Fantasy. Cid di dalam FFVII memiliki kemiripan dengan sebagian besar Cid di serial FF. Namun dia tetap mempertahankan satu ciri khas yang tidak dimiliki oleh Cid lainnya, yaitu mulutnya yang terkenal dengan kata-kata yang penuh sensor.
IN GAME HISTORY Cid Highwind memulai debutnya di game FFVII. Dia digambarkan sebagai figur seorang ayah, karena itu Cid digambar sebagai karakter yang lebih tua dibandingkan karakter-karakter lain. Walaupun memiliki mata biru seperti Cloud, mata Cid memang tidak digambarkan se’terang’ mata Cloud. Hal ini disengaja untuk membuat image mata yang terekspos mako (Cloud) dan yang tidak (Cid). Walaupun FFVII tidak memiliki sistem Job, Cid dikatakan sebagai seorang Dragoon, seperti Kain (FFIV) atau Richard (FFII). Terutama karena salah satu Limit Break yang dimiliki Cid, High Jump, merupakan salah satu skill wajib bagi para Dragon. Cid juga bersenjatakan tombak, senjata yang sebagian besar dimiliki oleh Dragon. Bedanya Cid merokok, para Dragon tidak.
CID DI FFVII: BEFORE CRISIS Di game ini, Cid dipilih sebagai pilot untuk Shinra#26, yang akan diluncurkan ke luar angkasa. Cid yang memang bermimpi untuk melihat luar angkasa, tentu saja menunggu datang hari tersebut dengan penuh antusias. Di game ini, Tiny Bronco kembali jadi incaran. Yang mengincar tentu saja AVALANCHE. Namun rencana AVALANCHE digagalkan oleh salah satu anggota Turk. Saat AVALANCHE berusaha mencegah peluncuran Shinra#26, mereka mencuri tank oksigen sebelum akhirnya memutuskan untuk menculik Cid, karena dia bersikeras untuk tetap berangkat walau tanpa tank oksigen. Saat Shinra#26 akan berangkat, Shera masih sibuk melakukan cek keselamatan. Tidak ingin mengorbankan nyawa Shera, Cid menekan tombol emergency shut down dan membatalkan peluncuran Shinra#26. Cid memutuskan untuk bersabar dan menunggu peluncuran berikutnya. Namun SHINRA memutuskan dana untuk penjelajahan luar angkasa dan mengubur impian Cid. Shinra#26 akhirnya hanya menjadi tontotan turis yang datang ke Rocket Town.
CID DI FFVII Cid bertemu Cloud saat Cloud berusaha meminjam Tiny Bronco untuk mengejar Sephiroth. Cid tentu saja menolaknya kemudian menyusul Cloud ke rumahnya. Ia kemudian mendengar soal kedatangan Rufus dari Palmer dan bergegas keluar. Bukan main kagetnya dia saat tahu Rufus berniat mengambil Tiny Bronco untuk mengejar Sephiroth. Ide ini tentu saja ditolak mentah-mentah oleh Cid. Saat Cloud lewat dengan menaiki Tiny Bronco, Cid langsung meloncat ke atas pesawatnya dan kemudian bergabung dengan Cloud dalam mengejar Sephiroth. Peran Cid setelah itu hanyalah sebagai anggota saja, sampai Cloud menghilang dan dia ‘meminjam’ Highwind serta ditunjuk sebagai pimpinan sementara saat Tifa merawat Cloud di Mideel. Cid memimpin teman-teman Cloud dalam mendapatkan kembali 2 Huge Materia, di North Corel dan di Fort Condor. Keahliannya dalam menangani mesin cukup membantu dalam pengejaran kereta di North Corel. Sukses dengan dua Huge Materia, Cid kemudian kembali ke Mideel untuk memeriksa Tifa, dimana kota tersebut diserang oleh Ultima Weapon. Cid kembali berperan sebagai anggota setelah Cloud tersadar. Namun saat SHINRA menggunakan Shera#26 untuk menghancurkan Meteor, Cid langsung menjadi anggota tetap. Dia kemudian berhasil mencapai mimpinya, melihat luar angkasa. Cid nyaris tewas ketika salah satu tank oksigen meledak dan menimpanya. Shera yang ‘tidak sengaja’ ikut, membantu Cid dan Cloud untuk melarikan diri dan kembali ke Gaia. Cid kembali memegang peran cukup penting di ending, karena dia sukses membawa Cloud dan teman-temannya kabur dari Northern Crater dengan Highwind. Dia terlihat mengemudikan Highwind saat Lifestream dan Holy menghentikan Meteor.
CID DI FFVII: ADVENT CHILDREN Cid muncul untuk menolong Tifa dan Denzel saat mereka diserang oleh para Shadow Creeper. Dia langsung memperkenalkan Shera, airship miliknya yang baru sebelum bergabung dengan Barret, Cait Sith dan Red XIII melawan Bahamut Sin. Setelah Bahamut Sin kalah, dia membawa sisa party dengan Shera untuk mengawasi pertarungan Cloud melawan Kadaj / Sephiroth. Cid kemudian menghubungi Cloud setelah semuanya usai. Dia memprotes Cloud karena tidak pernah mengangkat telponnya saat ditelpon Yuffie. Cid tidak menerima alasan Cloud yang mengatakan dia sibuk dan menyuruh Cloud mengambil pesanan Yuffie di Barret.
CID DI FFVII: DIRGE OF CERBERUS Cid kembali lagi di game ini dengan meminjamkan Shera sebagai salah satu alat transportasi Vincent sekaligus markas bagi airship division WRO. Shera juga menjadi tempat dimana Shelke bisa melakukan Synaptic Net Dive. Bisa dibayangkan ngamuknya Cid saat Azul menembak salah satu sayap Shera, menyebabkan airship tersebut mendarat darurat. Cid kemudian membantu Vincent dengan menghancurkan salah satu ‘belalai’ Omega, dengan bantuan para anggota WRO.
CID DI GAME LAIN Peran Cid yang nggak kalah penting adalah kemunculannya di serial Kingdom Hearts. Sama seperti FFVII, Cid memiliki kepiawaian dalam bidang mekanik dan Gummi Ship. Dia bertanggung jawab mengenai masalah keamanan di Kingdom Hearts II dan sering bertengkar dengan Merlin, karena tidak mempercayai magic. Dia juga tidak merokok dan omongannya lebih sopan dibandingkan versi FFVII.
ALL ABOUT CID KEPRIBADIAN Cid terkenal dengan omongannya yang super kasar, saking kasarnya di dalam game hanya ditulis dengan ‘#*$&#’. Dia sepertinya mengumpat pada hampir semua hal yang dia jumpai. Dia bahkan mengatakan Cloud dan teman-temannya sebagai numbskulls (idiot) saat mengetahui mereka berniat melawan SHINRA. Namun bukan berarti dia tidak setia kawan. Cid lebih memilih menunda impiannya menuju ke luar angkasa daripada mengorbankan Shera, dan dia menerima tanggung jawab untuk menjadi pemimpin sementara saat Cloud absen. Walaupun sering mengomel-omel, Cid sebenarnya merupakan seorang laki-laki yang berhati baik. Hanya saja, ia menutupinya dengan berkata-kata kasar.
LOVE LIFE Di FFVII: Dirge of Cerberus, salah satu crew Shera mengatakan bahwa nama airship yang dikendalikan Cid diambil dari nama istrinya. Antara setelah ending FFVII dan sebelum FFVII: Advent Children dimulai, Cid menikah dengan Shera. Jadi sudah jelas kan, cewek mana yang berhasil memenangkan perasaan Cid?
LIMIT BREAK Level 1 - Boost Jump : Sudah dipelajari. Level 2 - Hyper Jump : Bunuh 60 musuh dengan menggunakan Cid. Level 3 - Dragon Dive : Setelah mempelajari High Jump, kalahkan 76 musuh dengan menggunakan Cid. Level 4 - Highwind : Dipungut di Gelnika, yang tenggelam di dasar laut. ULTIMATE WEAPON Venus Gospel bisa didapatkan dengan berbicara dengan kakek tua di Rocket Town setelah Shinra #26 meledak. Makin tinggi MP Cid, makin kuat serangannya.
(V3/Fenrir Girl)
|


