Affiliates Button

Solfa Corners
cozmagz

Statistik

Total
Pageviews: 78697
Visitors : 16455

Kalender

March 2010
S M T W T F S
28 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

Whats Hot in Forum

Search

Newsletter

Name:

Email:

Poling

Sudah beli ff13 USA belum ?
 

Final Fantasy Quotes

You're sky pirates, aren't you? Then steal me! Is that too much to ask?

Ashe

Play Asia Corner




Faris Scherwiz

"I'm just not cut out for a princess, I'm afraid. Pirating's much more my style."

 

Element : Fire
Profession : Pirate Captain
Age :
20
Height :
5'7" (1.70 m)
Weight :
117 lb (53 kg)
Birthplace :
Tycoon

Faris Scherwiz, dengan nama asli Sarisa Scherwil Tycoon atau Salsa di US Anthology release, adalah seorang kapten bajak laut dan salah satu Warriors of Light di Final Fantasy V, dan merupakan saudara perempuan dari Lenna Charlotte Tycoon. Secara teknis, ini membuatnya menjadi Ratu Tycoon, namun ia menolak menerima posisi itu sambil berkata “Pirating's much more my style”. Ia mewakili Fire, elemen yg melambangkan keberanian, di dalam grup. Walaupun ia berbicara dan bergaya layaknya bajak laut, Faris memiliki hati yang baik dan sangat peduli terhadap pengelana. Para anggota bajak lautnya sangat peduli pada Faris, yang berlaku sebagai kapten yang baik pada mereka. Keputusannya untuk meninggalkan pasukan bajak lautnya dan bertualang bersama Bartz dkk untuk mencegah hancurnya crystal – crystal membaut shock para anggota bajak lautnya. Faris memegang dua rahasia yang merubah hubungan dalam grup, terutama pada satu karakter.

STORY

Ia terlahir sebagai Sarisa Scherwil Tycoon, putri dari Alexandre Highwind Tycoon dan ratunya, namun saat ia masih kecil ia menghilang di laut dan ditemukan oleh bajak laut. Karena ia tidak bisa menyebutkan namanya dengan benar (ia memanggil dirinya ‘Farifa’), para bajak laut pun memanggilnya Faris. Karena pada faktanya wanita tidak dihormati di lingkungan bajak laut, iapun dibesarkan sebagai laki – laki dan berpakaian sebagai laki – laki agar diterima mereka. Saat ia berumur 15 tahun, kapal yang ditumpanginya terhalang oleh pusaran misterius. Faris pun menyelam untuk melihat penyebabnya dan ia keluar bersama Syldra, seekor naga laut dimana Faris membuat hubungan layaknya kakak – adik dengannya. Karena itu, para bajak laut mengangkatnya sebagai kapten mereka, dimana dia menjadi orang pertama yang menjabat kapten dengan usia yang sangat muda.

Diumurnya yang ke-20, Faris masih menjadi kapten di kapalnya dan dihormati awak kapalnya, walaupun beberapa dari mereka mungkin sudah menyadari bahwa ia sebenarnya perempuan. Diwaktu inilah 3 orang petualang yang sedang dalam perjalanan menuju Wind Shrine bermaksud untuk mencuri kapalnya, setelah melihat bahwa kapalnya dapat bergerak tanpa layar. Karena kapalnya ditarik oleh Syldra, usaha mereka pun gagal dan para bajak laut pun menangkap mereka dengan mudah. Para petualang, yaitu Bartz, Galuf, dan Lenna Tycoon mencoba untuk memohon agar dapat memberi mereka tumpangan, dan Lenna pun membeberkan identitasnya sebagai putri Tycoon. Setelah mendengar penjelasan Lenna, pikiran pertama Faris adalah menahan Lenna untuk menjadikannya tawanan, namun saat Lenna memperlihatkan kalung miliknya yang mirip dengan punya Faris, ia mengubah niatnya. Faris memutuskan untuk membantu ketiganya menuju ke Wind Shirne dengan harapan untuk mengetahui mengapa ia dan Lenna memiliki kalung yang sama, sambil menjawab pertanyaan anak buahnya mengapa membantu mereka dengan jawaban simple ”I Reconsidered [Lenna’s] request”.

Di Wind Shrine, Faris tersontak kaget dengan menghilangnya King Tycoon dan ikut dalam tugas untuk mencari King Tycoon, yang membuatnya menjadi anggota permanen dalam grup. Tidak lama kemudian, Syldra terluka parah saat pertarungan melawan Karbalos. Tanpa Syldra, kapal pun mengarah menuju Ship Graveyard. Setelah melewati sebuah ruangan yang penuh air, Bartz dan Galuf bergelut dengan Faris untuk mendapatkan bajunya agar deikeringkan dengan api, dan terbukalah bahwa sebenarnya Faris adalah perempuan. Faris pun mencoba meluruskan masalah dengan mengatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan hal lain kecuali hal ini.

Karena membutuhkan transportasi baru, Bartz dkk mendaki North Mountain dalam usaha mencari hiryuu, Wind Drake milik Lenna. Seorang pemburu bernama Magissa menyerang Lenna. Faris bergegas menyelamatkannya, dimana terjadilah pengejaran untuk menghentikan Magissa dar menculik Lenna dan bersama – sama, Bartz dkk melawannya. Kemudian, Lenna berjalan menerobos padang beracun untuk mendapatkan Dragon Grass dan kemudian ia jatuh pingsan. Hiryuu pun menyembuhkan lukanya dan Bartz dkk pun terbang, walaupun sebelumnya Bartz sempat protes karena ia takut akan ketinggian. Bartz dkk mendarat di Castle of Walse, dan langsung mengarah ke ruang singgasana raja. Disana, Lenna beremu dengan sang raja, memohon padanya agar menghentikan penyalahgunaan kekuatan Water Crystal. Namun, sang raja menolak karena Walse dapat berkembang berkat bantuan crystal.

Tak lama kemudian, sebuah meteor jatuh. Bartz dkk bergeas menuju menara tempat crystal-nya berada, dan bertarung melawan seekor untuk melindungi crystal. Namun pada akhirnya Water Crystal pun hancur, dan menaranya pun tenggelam. Bartz dkk diselamatkan oleh Syldra yang membawa mereka sampai di pantai dengan selamat. Kemudian Syldra menghilang yang membuat Faris bersedih. Kemudian Bartz dkk mencapai tempat dimana meteor jatuh dan dipindahkan menuju tempat jatuhnya meteor yang lain.

Tiba di Karnak, Bartz dkk ditahan tak lama setelah mereka tiba. Seorang kakek tua di dalam sel di sebelah sel mereka memperkenalkan dirinya sebagai Cid dan memberitahu keterkaitannya pada crystal. Tak lama kemudian Bartz dkk bersama Cid dibebaskan, dan memasuki kapal uap terdekat. Bartz dkk akhirnya berjalan menuju kamar mesin kapal itu yang mana kelihatannya menjadi kelebihan bekerja. Di sana, mereka menghadapi Queen of Karnak yang bermaksud menyerang mereka. Setelah mengalahkannya, barulah terbuka bahwa sebelumnya Queen of Karnak dikuasai oleh roh jahat. Bartz dkk bergegas untuk melindungi Fire Crystal, tapi sia – sia. Fire Crystal pun terpecah, dan Bartz dkk dipaksa untuk melarikan diri demi keselamatan mereka.

Kemudian Bartz dkk menuju ke Ancient Library untuk mengejar Cid.  Saat bertemu dengan cucu Cid yaitu Mid, mereka bertarung melawan seekor monster yang menyerang Mid. Kemudian Mid bersama Bartz dkk kembali ke Karnak, dimana ia menyadarkan kakeknya. King Tycoon terlihat di Quicksand. Bartz dkk pergi kesana untuk mencarinya. Dengan bantuan Cid dan Mid, mereka dapat melewati gurun dan berjalan menuju Ruined City. Saat Faris melihat sang raja, ia memanggilnya ayah, membawa suasana menjadi emosional, yang juga menjadi reuni antara Faris dan Lenna sebagai saudara. Bartz dkk berhenti di bawah Crescent, dimana sekali lagi mereka bertemu Cid dan Mid.

Kembali di Over World, Bartz dkk menemukan Earth Crystal di dalam Flying Ruins, sebuah kota yang melayang di udara berkat kekuatan crystal. Bartz dkk harus bertarung saat memasukinya, mengalahkan Soul Cannon dengan bantuan Cid dan cucunya. Saat Bartz dkk mencapai puncak, mereka bertemu King Tycoon. Dia seperti tidak mengenali kedua putrinya dan menyerang Bartz dkk, yang mana menbuat Lenna dan Faris shock. Datangnya meteor bersamaan dengan cucu Galuf, Krile, menghentikan niat King Tycoon. Kemudian Krile membuatnya jatuh dengan spell-nya. Hal ini membuat kembalinya ingatan sang raja dan saat ia sadar, ia memanggil kedua purtinya dengan nama mereka. Namun, reuni yang indah itu terhenti setelah crystal yang terakhir pecah yang membebaskan sang penyihir legendaris, Exdeath. Sang raja memberitahu kedua putrinya untuk bersatu melawan Exdeath dan meminta Bartz untuk melindungi kedua purtinya sebelum mengorbankan dirinya untuk meyelamatkan Bartz dkk.

Setelah mendapati Exdeath bebas, Galuf berpisah dari grup dan kembali ke dunianya bersama Krile untuk bersiap menghadapi pertarungan melawan Exdeath. Menggabungkan kekuatan dari ketiga meteor, anggota grup yang tersisa dapat pergi ke dunia Galuf. Sebelum mereka dapat bertemu dengan Galuf, Bartz, Lenna, dan Faris ditangkap oleh monster dan dibawa ke Exdeath’s Castle. Disana Bartz dkk digunakan sebagai umpan untuk menjauhkan Galuf dan pasukannya memasuki kastilnya. Ini membuat Galuf harus memasuki kastil Exdeath sendiri dan menyelamatkan Bartz dkk. Kemudian, mereka melarikan diri bersama, sambil menghadapi Gilgamesh sepanjang jalan. Setelah bergabung, Bartz dkk berencana untuk menghadapi Exdeath. Hiryuu milik Krile jatuh sakit saat menolong Bartz dkk, jadi untuk menyelamatkan sang Wind Drake, Bartz dkk pergi menuju Drakenvale untuk mendapatkan Dragon Grass. Namun, sang Wind Drake enggan untuk memakan apapun, jadi untuk membuat sang Wind Drake berani, Lenna memakan Dragon Grass, walaupun ia tahu bahwa Dragon Grass sangat mematikan untuk manusia. Lalu Krile memberi Elixir kepada Lenna untuk menyembuhkannya.

Selama perjalanan Bartz dkk bertemu para Dawn Warriors yang tersisi, King Xezat dan sang manusia serigala Kelger, yang mana keduanya terbunuh saat membantu Bartz dkk. Bartz dkk mengikuti Exdeath sampai di Great Forest of Moore. Mereka diserang oleh Exdeath yang menggunakan kekuatan crystal untuk melawan mereka. Usaha Krile untuk menyelamatkan mereka gagal yang membuat Galuf bertarung sendirian melawan Exdeath. Akhirnya Galuf pun kalah dan ia mentransfer seluruh kekuatannya ke Krile sebelum ia meninggal. Bartz dkk melanjutkan perjalanannya, menyerbu Exdeath’s Castle, dan akhirnya membunuh Exdeath.

Setelah Exdeath memecahkan crystal – crystal yang tersisa di Second World, secara misterius Bartz dkk menemukan diri mereka kembali di dalam Castle Tycoon. Disini, Faris disambut sebagai Princess Sarisa, dan sedang diadakan sebuah perayaan besar untuk merayakan kembalinya kedua putri kerajaan tersbut. Faris membenci pakaian yang ia kenakan (walaupun Bartz bersikeras mengatakan bahwa ia terlihat cantik dengan pakaian itu), dan tak lama setelah upacara, ia melarikan diri untuk melanjutkan pencarian mereka akan Exdeath, meninggalkan Lenna sendiri saat kastilnya tersedot oleh kembalinya Void. Walaupun yang lain percaya bahwa Lenna telah meninggal, sebenarnya Lenna diselamatkan oleh Hiryuu dari Interdimensional Rift, tetapi ia berada dalam pengaruh oleh seorang demon bernama Melusine. Melusine memaksa Lenna untuk menyerang teman – temannya, namun Hiryuu yang terluka membuat Lenna pingsan dan memaksa kuasa jahat keluar dari tubuhnya. Setelah Melusine dikalahkan, Lenna akhirnya sadar dan kembali bergabung dengan Bartz dkk.

Faris dan Warriors of Light yang lain akhirnya mengalahkan Exdeath seutuhnya dan mengembalikan kekuatan para crystal, yang akhirnya mengembalikan dunia yang damai. Pertamanya Faris kembali ke Tycoon dan berbagi kekuasaan dengan Lenna, tapi ia tidak meyukai kehidupan sebagai ratu dan merindukan kehidupan lamanya, dan tak lama kemudian ia kembali mengenakan pakaian bajak lautnya dan kembali ke kapalnya.

MUSICAL THEME

Kemungkinan Faris’ Theme adalah Pirates Ahoy, dimana lagu ini dimainkan saat Bartz dkk pertama kali bertemu dengannya, dan selanjutnya dapat didengar di Pirates’ Hideout.

ETYMOLOGY

Faris merupakan kata dari bahasa Arab yang berarti “horseman, rider” (bisa juga Knight, atau dalam bahasa Indonesia: ksatria berkuda). Hal ini diperdebatkan karena mungkin fakta ini direncanakan akan ada hubungannya dengan beberapa elemen dalam game atau sebagai penunjuk persamaan pemakai namanya.

TRIVIA

- Di versi original SNES dari Final Fantasy V, Faris muncul sebagai seorang bajak laut dengan rambut bewarna ungu yang panjang, mata hijau yang mirip dengan Lenna, dan baju bajak laut bewarna biru dan hijau. Namun, FMV dari versi Final Fantasy Anthology dan fotonya untuk versi remake di GBA berasal dari design original Amano untuk Faris, rambut blonde dengan jas bewarna hitam ditambah aksesoris bewarna keemasan.

- Faris, bersama Terra dari Final Fantasy VI, merpakan design favorit Amano.

- Didalam remake  Dawn of Souls dan 20th Anniversary dari Final Fantasy, Sarisa adalah salah satu nama default yang player bisa pilih untuk job Thief.

- Di dalam manual untuk Final Fantasy V Advance, tidak seperti 3 karakter pertama, profil Faris adalah netral di bagian jenis kelamin, yang mana ini membantu merahasiakan identitas sebenarnya.

- Faris berbicara dengan logat bajak laut di lokalisasi ofisial pertama dari Final Fantasy V untuk PS. Aslinya, ini tidak ada di dalam versi Jepang. Ini terdapat di versi GBA yang dirilis kemudian, namun hanya dalam skala kecil.   

(Revsky Lionheart)